Tesla Model S dan X Terpuruk, Begini Nasibnya
- account_circle Azhar Ilyas
- calendar_month Jumat, 13 Feb 2026 15:26 WIB
- visibility 283
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tesla Model S
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Salah satu poin paling krusial yang memicu perdebatan adalah perubahan interior yang radikal. Tesla memutuskan untuk mengganti kemudi tradisional dengan yoke steering (setir mirip kemudi pesawat). Langkah ini ternyata memicu penolakan luas dari sebagian besar konsumen setia mereka.
Banyak pengguna merasa bahwa desain setir tersebut tidak praktis untuk penggunaan harian, terutama saat melakukan manuver parkir atau berbelok tajam.
Akibat tekanan pasar dan gelombang kritik, Tesla akhirnya terpaksa menawarkan opsi retrofit atau pemasangan kembali kemudi tradisional sebelum akhirnya memutuskan untuk mengembalikannya sebagai standar. Ketidakkonsistenan ini menunjukkan adanya celah antara visi inovasi Tesla dengan kebutuhan fungsional penggunanya.
Strategi Harga Mobil Tesla yang Dinilai Keliru
Selain faktor desain, aspek finansial juga menjadi penghambat utama. Dilansir dari Autoevolution, Jumat (13/02/2026), penjualan Tesla Model S dan Model X sangat terdampak oleh kebijakan kenaikan harga yang dilakukan secara berturut-turut. Di sisi lain, kondisi ekonomi global membuat konsumen semakin selektif dalam mengeluarkan uang.
Saat ini, pembeli mulai enggan untuk melirik mobil listrik premium dengan banderol di atas USD 80.000 atau sekitar Rp1,3 miliar.
- Penulis: Azhar Ilyas




