Pantau PPKM Darurat, Komisi I DPRD Jabar Kunjungi Alun-alun Ujung Berung

Hasanah.id – Pemerintah memutuskan untuk menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang berlaku mulai 3-20 Juli 2021. sejumlah pembatasan diberlakukan guna menekan lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat R. Tedi melakukan pemantauan pelaksanaan PPKM Darurat di Alun-Alun Ujung Berung, Kota Bandung, Senin (12/7/2021).

R. Tedi mengatakan, peningkatan warga yang terpapar Covid 19 khususnya di Jawa Barat saat ini meningkat tajam. Karena itu perlu pengkondisian agar masyarakat mematuhi aturan PKM Darurat tersebut.

“Saat ini, negara kita lonjakan penyebaran Covid 19 terbesar kedua setelah India. Harus ada pencegahan yang dilakukan secara masif dalam penerapan PPKM ini,” ujar Tedi usai pemantauan.

Bed Occupancy Ratio (BOR) rumah sakit di Jawa Barat hampir penuh. Adapun rata-rata secara keseluruhan, BOR RS di Jabar mencapai 81,3 persen alias telah terisi 12.492 pasien inap dari total tempat tidur yang tersedia 15.365 unit. 

Angka tersebut berada di atas ambang batas BOR yang telah ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yakni sebesar 60 persen.

Dia melanjutkan, penegakkan hukum berupa sanksi ringan hingga berat tak lain untuk mengingatkan masyarakat untuk tidak beraktivitas terlebih dulu keluar dari rumah. 

“Paling tidak, masyarakat diingatkan agar ada efek jera dari penerapan sanksi tersebut,” katanya.

Meskipun demikian, lanjutnya, tidak memungkiri kebutuhan masyarakat juga sangat penting dalam situasi pandemis seperti kondisi sekarang. Hanya saja, kalaupun masyarakat terpaksa harus berkegiatan keluar rumah, aturan PPKMnya tetap diprioritaskan.

“Sehingga, dengan kepatuhan masyarakat terhadap aturan PPKM dapat menurunkan tingkat penyebarannya,” tandasnya.

Total
5
Shares
Related Posts