Berita

Pemkot Bandung Rancang Perwal Penerapan Sanksi PSBB

Hasanah.id – Jelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung, Pemerintah Kota Bandung saat ini tengah terus merancang sanksi yang dapat dikenakan pada warga yang melanggar. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung Oded M. Danial di Pendopo Kota Bandung, Jumat (17/4/2020).

Oded mengatakan, nantinya ketetapan sanksi tersebut akan dimasukkan ke dalam peraturan wali kota (perwal) bersamaan dengan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan warga selama PSBB.

“Apa yang sudah dilakukan hari ini (dalam pencegahan Covid-19) ada di PSBB. Cuma bedanya nanti kepala daerah punya kewenangan untuk membuat sanksi. Sekarang sedang digodok,” ungkap Oded.

Bila langsung disetujui Kementerian Kesehatan, rencananya PSBB Kota Bandung akan berlaku mulai Rabu, (22/4/2020). Kota Bandung akan melakukan PSBB secara penuh, tidak parsial.

“Insyaallah dilakukan secara penuh, teknisnya masih dibahas. Supaya lebih komprehensif saya sudah minta Pak Ema (Sekretaris Daerah Kota Bandung) untuk lakukan simulasi,” ungkapnya.

Oded menambahkan, pada prinsipnya hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan warga Kota Bandung selama PSBB tidak jauh berbeda dengan yang diterapkan saat ini untuk mencegah penyebaran Covid-19. Misalnya dengan tidak berkerumun, menjaga physical distancing, bekerja atau bersekolah dari rumah, dan sebagainya.

Namun, nantinya terdapat kekuatan hukum bagi Pemkot Bandung untuk memberi sanksi dan penindakan bagi pelanggar aturan. Saat ini, meski diimbau untuk menghabiskan waktu di rumah, tidak ada payung hukum yang dapat membuat seseorang terkena sanksi meski melanggar protap pencegahan penyebaran Covid-19.

Sementera itu, Polrestabes Bandung sudah siap guna mengamankan Kota Bandung selama diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Namun secara hal-hal yang diperbolehkan atau tidak secara teknis masih menunggu peraturan Wali Kota.

“Kita dalam hal ini sudah mempersiapkan baik dari lalu lintas, aturan yang dibuat nanti. Kita lihat aturan Perwalinya bagaimana, nah itu yang akan ditindaklanjuti,” ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jumat (17/4/2020).

Ulung mengatakan perihal pengamanan selama PSBB nanti sebenarnya sudah berlaku akhir-akhir ini. Namun tentu ada penyesuaian berdasarkan Perwal. “Selama ini sudah berjalan. Hanya peningkatan saja,” tuturnya.

Begitu juga dengan sanksi. Ulung menyatakan pihaknya masih menunggu Perwal yang akan jadi acuan selama PSBB di Kota Bandung ini.

“Nanti masih di godok Perwalinya. Jangan sampai sanksi nanti misalnya, pake helm namun tidak pakai masker, yah gak bisa di tilang kan. Gak mungkin. Sesuai aturan,” ujarnya. (*)

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close
Close