Pengemis Musiman Mengais Rejeki di Kota Cimahi
- account_circle kusnadi
- calendar_month Minggu, 17 Mei 2020
- visibility 106
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id– Setiap menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi, Kota Cimahi menjadi sorotan bagi pengemis dan gelandangan musiman. Hal ini terlihat di sepanjang jalan protokol di Kota Cimahi dibanjiri kehadiran gelandangan dan pengemis. Dengan membawa karung berwarna putih seolah-olah mencari nafkah dengan cara memulung padahal hanya menunggu belas kasihan orang lain.
Menurut penuturan salah seorang yang pernah menjadi penampung para pengemis musiman mengatakan bahwa mereka datang dari luar Kota Cimahi memang sudah biasa datang setiap menjelang ramadhan ke Kota Cimahi untuk mengais rejeki dengan cara mengemis, memulung, mengamen.
“Kebanyakan berasal dari Cianjur dan Cipeuyeum mereka datang bersama keluarga (anak, menantu, cucu,red),”ungkap Edi salah seorang yang pernah menampung para pengemis musiman di halaman rumahnya, ditemui di jalan Gandawijaya, Minggu (17/5) malam.
Lanjut Edi mengatakan mereka menyebut Kota Cimahi masyarakatnya kaya raya dan sangat peduli terhadap para pengemis. Penghasilan mereka bisa meraih jutaan rupiah untuk dibawa pulang ke kampung halamannya.
“Maka Kota Cimahi dijadikan target oleh para pengemis di bulan ramadhan karena bisa menghasilkan jutaan rupiah. Selain di bulan ramadhan mereka pergi ke wilayah ciawi biasanya,”ujarnya.
Sementara menurut Satpol PP Kota Cimahi, membenarkan bahwa mereka murni datang ke Cimahi untuk mengemis meskipun ada juga yang memulung.
“Kemarin sudah dilakukan pulbaket gepeng itu. Kami jumpai ada 10 orang yang merupakan sekeluarga asal Cianjur. Mereka sengaja ke sini untuk mengemis. Akhirnya kita data dulu sebelum ditertibkan,” ujar Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Totong Solehudin, saat dihubungi, Minggu (17/5/2020).
- Penulis: kusnadi



