DPRD KOTA BANDUNG

Penggusuran Tamansari: Fraksi PDI Perjuangan Kota Bandung Tarik Anggotanya dari Pansus

Anggota DPRD Kota Bandung Fraksi PDI Perjuangan Folmer Silalahi resmi mundur dari Pansus Penanganan Kawasan Kumuh selama Pemerintah Kota Bandung tidak merealisasikan konpensasi kepada korban gusuran sesuai dengan dua kesepakatan yang telah dibuat, hal itu diungkapkannya dihadapan peserta rapat pansus dan dinas terkait di gedung DPRD Kota Bandung, Senin (16/12/2019).

“Dihadapan rapat yang dihadiri kepala dinas terkait, saya secara pribadi maupun kelembagaan menarik diri dalam pansus ini. Hal ini dilakukan, sebab sampai detik ini tidak kejelasan terhadap warga korban penggusuran. Saya sudah melaporkan hal ini kepada ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung ,” tegasnya.

Folmer berharap secepatnya Walikota Bandung merealisasikan kesepakatan kepada warga RW 11 Tamansari yang menjadi korban gusuran. Pihaknya akan terus menagih janji Walikota ini, dan mudah-mudahan bisa direalisasikan secepatnya.

“Sepanjang belum direalisasikan, pihaknya akan terus mendesak Walikota dan mengawasi proses ini sampai direalisasikannya kesepakatan mediasi yang dilakukan Komnas Ham kendati dirinya tidak berada dalam pansus,” tegasnya.

Folmer mengingatkan, apabila apa yang telah menjadi kesepakatan ini tidak terpenuhi sampai batas waktu penetapan paripurna, maka Fraksi PDI Perjuangan akan menyikapi hal ini.

“Realisasikan kesepakatan dan jani walikota itu secepat. Kalau paripuran akan dilaksanakan dalam waktu satu minggu ini, maka proses realisasi kesepakatan itu harus dilakukan sebelumnya,” tegas folmer saat disinggung berapa lama kesepakatan harus direalsasikan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Folmer Silalahi melakukan sidak ke lokasi penggusuran di RW 11 Tamansari Bandung dan mengunjungi korban pada Minggu (15/12). Dalam sidak tersebut, ditemukan kejanggalan dalam proses penggusuran.

Berita Terkait

Back to top button
Close
Close