Hasanah.id – Warga di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, digemparkan oleh insiden seorang pria berinisial A (47) yang menjadi sasaran kemarahan massa setelah dituding terlibat dalam kasus penganiayaan dan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan difabel berinisial T. Kejadian tersebut kemudian memicu reaksi keras dari masyarakat setempat.
Menurut keterangan warga berinisial DT yang berada di lokasi, dugaan tindak kejahatan itu terjadi sekitar empat hari sebelum A akhirnya ditemukan warga. Pada hari kejadian, sebagian warga telah mengetahui peristiwa tersebut, namun A disebut sempat melarikan diri.
“Saat peristiwa itu terjadi, warga sudah tahu. Tapi pelaku kabur. Baru beberapa hari kemudian dia ditemukan,” ungkap DT.
Selama pelariannya, A disebut berpindah-pindah tempat persembunyian. Dua hari pertama ia diduga bersembunyi di rumah salah satu warga di kawasan Cikoro, kemudian berpindah ke area hutan di sekitar kaki Gunung Lompo Battang, Desa Rappolemba.
“Dia sempat tinggal di Cikoro dua hari, lalu naik ke belakang kampung dekat hutan,” jelas DT.











