Selanjutnya, ada smart environment atau lingkungan yang cerdas, dengan smart environment minimal bisa mendeteksi bilamana akan terjadi bencana alam.
“Dengan begitu bisa dipersiapkan dan dicegah agar tidak terjadi korban karena ada sensor yang terpasang, itu salah satu prakteknya,” kata Herman.
Menurutnya, ia telah melaksanakan dialog kinerja beberapa waktu lalu dengan seluruh SKPD untuk mempersiapkan teknologi yang dibutuhkan oleh masing-masing SKPD.
“Ada juga smart society atau masyarakat yang cerdas. Contohnya segala bentuk pelayanan yang dibutuhkan masyarakat seperti BPJS, BPMT, PKH dan yang lainnya cukup diselesaikan melalui Puskesos yang terdapat pada setiap desa. Itu salah satu smart society,” katanya.