Breaking News
Trending Tags

Isu Reshuffle Menguat, Menkeu Purbaya Tetap Fokus Jalankan Tugas di Tengah Tekanan Rupiah

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026 17:48 WIB
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Kabar mengenai kemungkinan pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali mencuat di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Spekulasi tersebut berkembang setelah beredar informasi mengenai rapat tertutup yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (4/6/2026).

Meski isu pergantian kabinet terus menjadi perbincangan, Purbaya terlihat tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa. Saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, ia masih memberikan keterangan kepada wartawan terkait kondisi ekonomi nasional, khususnya perkembangan nilai tukar rupiah yang sedang berada dalam tekanan.

Dalam keterangannya, Purbaya menegaskan bahwa stabilitas kurs merupakan ranah yang menjadi kewenangan utama Bank Indonesia. Menurutnya, otoritas moneter saat ini masih bekerja sesuai tugas dan fungsinya untuk menjaga kestabilan pasar keuangan.

Ia juga menilai kondisi yang terjadi belum mengharuskan pemerintah mengambil langkah luar biasa melalui rapat darurat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Purbaya menyebut koordinasi antarotoritas ekonomi masih berjalan dengan baik.

“Bank Indonesia masih bekerja dengan baik dan seluruh instrumen yang dimiliki tetap dijalankan. Saya percaya mereka mampu mengelola situasi yang ada,” ujar Purbaya kepada awak media.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap pergerakan rupiah yang terus mengalami tekanan di pasar valuta asing. Sejumlah kalangan menilai kondisi tersebut memerlukan langkah koordinasi yang lebih intensif antara otoritas fiskal dan moneter guna menjaga kepercayaan pasar.

Sikap tenang yang ditunjukkan Purbaya pun memunculkan berbagai penafsiran. Sebagian pengamat melihatnya sebagai bentuk keyakinan pemerintah terhadap kemampuan lembaga-lembaga ekonomi dalam menghadapi gejolak pasar. Namun, ada pula yang menilai respons tersebut menunjukkan pemerintah masih menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum mengambil kebijakan tambahan.

Sementara itu, berbagai spekulasi mengenai kemungkinan perubahan susunan kabinet terus beredar. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Istana yang membenarkan ataupun membantah kabar terkait posisi Menteri Keuangan.

Pemerintah sendiri masih terus memantau perkembangan kondisi ekonomi global dan domestik yang memengaruhi pasar keuangan. Para pelaku pasar pun menunggu langkah-langkah lanjutan yang akan diambil pemerintah dan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian yang masih berlangsung.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less