Muhammad Sardani menolak penunggangan gerakan mahasiswa
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 18:23 WIB
- visibility 102
- comment 0 komentar
- print Cetak

BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa Di Indonesia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Koordinator Pusat BEM Nusantara, Muhammad Sardani, menegaskan bahwa independensi mahasiswa adalah modal utama untuk menjaga kredibilitas gerakan kampus.
Sardani menolak segala bentuk infiltrasi dan penunggangan organisasi mahasiswa di seluruh Indonesia demi mempertahankan independensi mahasiswa.
Menurutnya, independensi mahasiswa memungkinkan mereka mempertahankan kepercayaan publik sebagai kekuatan moral yang mengawasi jalannya pemerintahan secara objektif.
Pernyataan tersebut disampaikan kepada awak media, Jum’at, 26 Juni 2026.
Presidium Nasional BEM PTNU Se Nusantara, Achmad Baha’ur Rifqi, menyatakan dukungan atas sikap tersebut.
Rifqi menekankan bahwa mahasiswa akan terus mengawal kebijakan publik tanpa terseret ke dalam politik praktis.
Ia juga menegaskan, “Mahasiswa bukan oposisi permanen dan bukan pendukung permanen pemerintah.”
Rifqi menjelaskan posisi gerakan mahasiswa adalah berdiri bersama rakyat dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ketika kebijakan berpihak kepada rakyat, kata Rifqi, mahasiswa akan memberi dukungan.
Namun jika ada penyimpangan terhadap amanat konstitusi dan nilai keadilan sosial, mahasiswa berkewajiban memberi kritik dan koreksi terbuka.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




