Sari Yuliati sebut perempuan prasyarat demokrasi inklusif
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026 05:09 WIB
- visibility 122
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Esensial
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Wakil Ketua DPR Sari Yuliati menegaskan pentingnya peran perempuan dalam pengambilan keputusan saat membuka sarasehan dan dialog nasional yang digelar oleh Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 26 Juni 2026.
Sari menyatakan bahwa peran perempuan merupakan prasyarat untuk mewujudkan demokrasi yang lebih inklusif dan representatif.
Ia mengutip bukti empiris bahwa peran perempuan dalam lembaga politik berkaitan positif dengan kebijakan yang lebih responsif pada sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan pembangunan sumber daya manusia.
Sari, yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Golkar, memberi apresiasi atas inisiatif KPPG menyelenggarakan forum tersebut.
Ia menyambut kehadiran berbagai pemangku kepentingan sebagai tanda komitmen bersama dalam memperkuat posisi perempuan di ranah politik dan pembuatan kebijakan nasional.
Ketua Umum KPPG Hetifah Sjaifudian mengatakan forum itu dimaksudkan sebagai ruang strategis untuk menyamakan persepsi dan mempererat koordinasi antar kelompok perempuan politik.
Hetifah menegaskan bahwa kolaborasi antar kelompok perempuan politik dibutuhkan untuk mendorong peningkatan keterwakilan perempuan di parlemen.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




