Breaking News
Trending Tags

Saiful Anam: Jokowi Dewan Pembina Tak Maksimal untuk PSI

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026 07:57 WIB
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pengumuman yang mengaitkan Jokowi di PSI diperkirakan akan menimbulkan pertanyaan publik dan sorotan etika, demikian peringatan dari Saiful Anam, Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI).

Menurut Saiful, penunjukan bersifat simbolik membuat Jokowi di PSI berpeluang tak memberi pengaruh signifikan terhadap jalannya organisasi politik.

Dia menegaskan bahwa dalam praktik politik sehari-hari, posisi simbolik jarang cukup untuk menggerakkan mesin partai secara berarti.

Saiful menilai publik kini tidak mudah menerima narasi normatif tanpa disertai rencana politik konkret.

Jika langkah itu tidak disertai tujuan yang jelas, ujar Saiful, masyarakat cenderung membaca niat tersebut sebagai bagian dari agenda tersembunyi.

Argumen ini muncul karena pengalaman publik yang kian kritis terhadap tindakan politisi pasca-masa jabatan.

Ia mengingatkan bahwa reputasi pribadi tokoh besar juga dipertaruhkan oleh keputusan semacam ini.

Dalam pandangannya, seorang mantan presiden semestinya memberi contoh dalam melepas kekuasaan secara terhormat.

Tanpa kejelasan peran, kata Saiful, masyarakat akan terus mempertanyakan apakah ini soal pengabdian atau perpanjangan pengaruh Jokowi di PSI.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less