Breaking News
Trending Tags

Mantan Presiden Jokowi injak kepala kerbau di Lampung dianggap sinyal perlawanan ke PDIP

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026 11:52 WIB
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI) Saiful Anam menegaskan bahwa prosesi adat Lampung merupakan bagian dari ritual sakral Pangan Kibau yang sarat makna kultural, bukan gerakan politik terselubung.

Saiful mengatakan prosesi adat Lampung berfungsi sebagai upaya simbolik mengusir keburukan dan memperlihatkan syukur komunitas setempat.

Penegasan itu muncul di tengah polemik visual dan interpretasi politik terhadap tindakan yang dilakukan dalam ritual tersebut.

Menurut Saiful, masyarakat modern seringkali menafsirkan ulang simbol-simbol budaya ke dalam bingkai politik kekuasaan.

Dalam konteks kunjungan Presiden Joko Widodo ke Lampung, tafsir semacam ini terlihat menguat sehingga prosesi adat Lampung dibaca sebagai sinyal politik oleh publik tertentu.

PDIP sendiri membantah adanya kaitan langsung antara simbol ritual dengan identitas partai mereka.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menegaskan bahwa logo resmi partai adalah banteng moncong putih, hewan yang dilindungi, dan bukan kerbau atau sapi potong.

Saiful menilai visual Jokowi yang tampak berdiri di atas kepala hewan bertanduk dalam dokumentasi acara tersebut dimaknai sebagian orang sebagai pernyataan kekuatan politik yang tegas.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less