Marsel Asyerem Koordinator BGN Nabire: MBG Serap 658 Tenaga Kerja dan Dongkrak Ekonomi Lokal
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026 19:30 WIB
- visibility 115
- comment 0 komentar
- print Cetak

Program MBG Di Papua Perluas Lapangan Kerja Dan Investasi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Program MBG berhasil menyerap 658 tenaga kerja lokal melalui operasional 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berjalan di Nabire, termasuk 180 di antaranya adalah Orang Asli Papua (OAP).
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Nabire, Marsel Asyerem, menyampaikan data tersebut pada Selasa, 30 Juni 2026, sebagai bagian dari evaluasi capaian program MBG di daerah itu.
Pekerja lokal menerima upah harian berkisar Rp120 ribu hingga Rp200 ribu dengan skema kerja lima hari dalam seminggu; model pengupahan ini diperkirakan memutar uang antara Rp1,58 miliar hingga Rp2,63 miliar per bulan di Kabupaten Nabire.
Marsel menilai bahwa efek ekonomi dari MBG bersifat berantai, sekaligus mendukung perbaikan status gizi peserta didik dan ibu hamil.
Contoh dampak sosial tampak di SPPG Wadio Gerbang Sadu, di mana keterlibatan warga dalam kegiatan operasional mengurangi insiden pemalakan jalan dan potensi kriminalitas lainnya.
Semua pekerja yang direkrut juga dijamin perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, menurut pernyataan pihak penyelenggara.
Agar tata kelola lebih transparan, pengelola memperkenalkan aplikasi SIAP-MBG yang dikembangkan oleh Azrulah Kainage.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




