Breaking News
Trending Tags

Menurut Sastrawan Politik Ahmad Khozinudin, Jokowi Disebut Simbol Eksploitasi Adat Lampung

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026 15:25 WIB
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Ahmad Khozinudin menilai adanya eksploitasi budaya adat yang memanfaatkan simbol-simbol tradisi untuk kepentingan politik praktis.

Sebagai sastrawan politik, Khozinudin mengingatkan bahwa fenomena eksploitasi budaya adat telah mengubah fungsi adat dari ruang sosial menjadi alat politik.

Khozinudin juga mencatat bahwa meskipun Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meninggalkan Lampung, praktik eksploitasi budaya adat itu meninggalkan dampak negatif bagi komunitas adat setempat.

Menurutnya, intervensi politik ke dalam upacara dan ritual adat berpotensi merenggangkan hubungan kekerabatan yang selama ini menjadi pilar kohesi sosial.

Acara tradisional yang semestinya menjadi wadah silaturahmi kini kerap berujung pada perselisihan antarwarga karena atribut adat dipolitisasi.

Khozinudin menuding Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah mengubah ruang adat menjadi ranah eksklusif bagi kepentingan partai.

Ia menyebut penyematan gelar adat kepada Jokowi sebagai simbol yang divisualisasikan oleh PSI untuk memperkuat klaim politik mereka dalam ranah budaya.

Penguatan posisi politik melalui pengaitan gelar adat, kata Khozinudin, berisiko mengikis legitimasi ritual tradisional di mata komunitas lokal.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less