Ketua Bidang Agitasi dan Propaganda DPP GMNI Refi Achmad Zuhair desak APBN untuk rakyat
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026 16:41 WIB
- visibility 83
- comment 0 komentar
- print Cetak

GMNI Serukan Efisiensi APBN Untuk Kesejahteraan Rakyat
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Ketua Bidang Agitasi dan Propaganda DPP GMNI, Refi Achmad Zuhair, menolak klaim Badan Komunikasi Pemerintah bahwa pemerintah Presiden Prabowo Subianto berhasil melakukan penghematan anggaran hingga Rp300 triliun.
Refi menegaskan bahwa ukuran kesuksesan fiskal tidak boleh disamakan semata dengan angka penghematan anggaran dalam pembukuan.
Ia menilai perlu ada fokus pada mutu belanja publik supaya efek penghematan anggaran terasa langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
DPR telah menyetujui empat langkah efisiensi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN).
Langkah itu diproyeksikan mampu menghemat APBN hingga Rp40 triliun.
Menurut Refi, perubahan yang diambil pada MBG bersifat administratif karena berpusat pada evaluasi jumlah penerima dan pengurangan hari penyaluran.
Ia khawatir pengurangan teknis semacam itu bisa menurunkan akses pangan bagi kelompok paling rentan.
Sementara itu Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, menyatakan kondisi fiskal Indonesia hingga Juni 2026 masih terjaga dengan defisit tercatat sebesar 0,7 persen dari PDB.
Pernyataan resmi itu dipakai untuk menunjukkan optimisme atas stabilitas keuangan negara.
Namun Refi mengingatkan bahwa angka-angka defisit dan klaim penghematan anggaran kehilangan makna jika hak dasar rakyat terabaikan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




