Breaking News
Trending Tags

Pengamat politik Adi Prayitno: Dukungan tiga partai akan mempersempit peluang capres

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 10:42 WIB
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pengamat politik Adi Prayitno menilai skema pencalonan presiden yang diusulkan dapat mempersempit ruang akses bagi banyak tokoh yang selama ini disebut-sebut berpotensi maju.

Menurut Adi, skema pencalonan presiden itu akan kembali menempatkan ambang dukungan partai sebagai syarat mutlak, padahal Mahkamah Konstitusi sebelumnya telah membatalkan ketentuan ambang tersebut.

Wacana ini muncul setelah Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K. Harman menulis bahwa terdapat skenario yang mewajibkan capres-cawapres mendapat dukungan minimal dari tiga partai politik di parlemen, yang menurutnya akan mengubah peta akses politik.

Adi memperingatkan konsekuensi langsung dari aturan itu: sejumlah figur yang memiliki elektabilitas dan popularitas tinggi bisa terhalang hanya karena masalah koalisi partai.

Dia menjelaskan bahwa mensyaratkan tiga partai parlemen menempatkan hambatan administratif dan strategis yang tidak mudah dilampaui oleh calon independen maupun tokoh nonpartai.

Contoh nama-nama yang diperkirakan terdampak adalah Anies Baswedan, Gibran Rakabuming Raka, serta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), beserta para ketua umum partai lain yang berniat maju.

Adi menilai proses negosiasi politik untuk mengamankan dukungan dari tiga partai di DPR memerlukan konsolidasi panjang dan kompromi yang kerap menyingkirkan kader nonpartai.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less