Sekretaris Pendiri IAW Iskandar Sitorus Minta PDIP dan PSI Selesaikan Kasus Rempang
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026 05:44 WIB
- visibility 101
- comment 0 komentar
- print Cetak

PDIP Dan PSI Fokus Selesaikan Kasus Rempang Untuk Rakyat
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus menilai perhatian publik terhadap atribut partai dalam kegiatan kenegaraan mengaburkan persoalan tata kelola yang muncul dari proyek besar seperti Rempang Eco-City.
Menurut Iskandar, perdebatan simbol politik wajar dalam demokrasi, namun energi politik seharusnya difokuskan pada persoalan substansi, termasuk persoalan yang ditinggalkan oleh proyek Rempang Eco-City.
Iskandar menyoroti bahwa Rempang Eco-City, yang dipromosikan sebagai investasi senilai Rp174 triliun dengan janji membuka puluhan ribu lapangan kerja, menyisakan persoalan serius terkait tata kelola dan kepastian hukum.
Hasil temuan Ombudsman RI menjadi dasar kritik IAW terhadap pengelolaan proyek tersebut.
Temuan itu, menurut Iskandar, menunjukkan dugaan maladministrasi yang terkait status hukum lahan yang belum jelas dan pengabaian terhadap keberadaan Kampung Tua.
Proses percepatan proyek tanpa persiapan memadai juga disebutnya memperparah ketidakpastian bagi warga setempat.
Iskandar menegaskan bahwa penyelesaian penolakan warga belum memadai sehingga menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah.
“Ini bukan semata masalah teknis; ini kegagalan tata kelola yang bersifat struktural,” ujarnya.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




