Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah: Panglima TNI siapkan langkah hadapi 5GW
- account_circle khasanah
- calendar_month Minggu, 5 Jul 2026 06:30 WIB
- visibility 99
- comment 0 komentar
- print Cetak

Indonesia Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Perang Generasi Kelima
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai keputusan Panglima TNI merupakan respons strategis terhadap fenomena perang generasi kelima.
Menurut Amir, perang generasi kelima menempatkan teknologi dan informasi sebagai variabel penentu kemenangan di medan konflik modern.
Doktrin baru yang disetujui Panglima TNI mencerminkan pemahaman institusi militer terhadap ancaman yang muncul dari perang generasi kelima.
Amir menjelaskan bahwa fase ini—sering dirujuk sebagai Fifth Generation Warfare atau 5GW—menggeser fokus dari konfrontasi konvensional ke serangan terpadu non-konvensional.
Serangan saat ini dapat dilancarkan sekaligus melalui serangan siber terhadap infrastruktur vital, operasi perang informasi di media sosial, dan penyebaran disinformasi.
Instrumen lain yang disebutkan termasuk penggunaan drone murah dan mematikan, perang elektronik, serta pemanfaatan kecerdasan buatan untuk tujuan ofensif.
Amir juga memperingatkan potensi sabotase ekonomi dan tekanan geopolitik melalui jalur ekonomi yang dapat melumpuhkan stabilitas negara tanpa langkah militer terbuka.
Target agresor tidak lagi terbatas pada pangkalan atau instalasi militer.
Yang disasar kini mencakup psikologi publik, kestabilan politik, kondisi ekonomi, dan kepercayaan rakyat terhadap pemerintah.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




