Breaking News
Trending Tags

KPK Diminta Profesional Usai Menteri Raja Juli Antoni Tolak Amplop Dugaan Suap

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026 12:49 WIB
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah, Abdul Razak Nasution, memberikan dukungan atas tindakan pengembalian amplop yang diduga berisi uang oleh Raja Juli Antoni saat audiensi di Kantor Kementerian Kehutanan pada 2 Juni 2026.

Dalam pernyataan tertulis yang disampaikan pada Minggu, 5 Juli 2026, Razak menilai keputusan itu sebagai langkah yang patut diapresiasi.

PP HIMMAH juga menyoroti peran Raja Juli Antoni sebagai pejabat yang tegas menolak dugaan upaya suap dan memilih menolak penerimaan uang tersebut di tempat.

Razak memperingatkan agar kejujuran dan ketegasan pejabat seperti itu tidak disalahartikan menjadi bahan tuduhan tanpa bukti.

Ia mengatakan tuduhan tidak berdasar berpotensi merusak reputasi personal dan menghalangi semangat pejabat lain untuk bertindak bersih.

Razak lebih lanjut memberi penghargaan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi yang menjalankan operasi tangkap tangan pada 29 Juni 2026.

Dalam OTT tersebut, KPK menahan Bupati Kuansing, Sekretaris Daerah Zulkarnain, dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant Ardileh.

PP HIMMAH menyatakan sikap solidaritas terhadap upaya pemberantasan korupsi yang berjalan sesuai mekanisme hukum.

Razak mengimbau masyarakat untuk tidak cepat terpancing oleh narasi negatif yang bisa mengaburkan fakta dan proses hukum yang sedang berjalan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less