Breaking News
Trending Tags

Gus Rijal Katib PCNU Jombang 2017-2022 sebut PWNU mendesak perubahan PBNU jelang Muktamar

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026 15:59 WIB
  • visibility 112
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasil survei dijadwalkan untuk diumumkan pada 7 Juli 2026, namun tarik-ulur penentuan lokasi sebelumnya telah memicu kericuhan dalam sidang pleno.

Dalam rapat koordinasi daring, forum 32 PWNU se-Indonesia mengusulkan agar Muktamar ke-35 NU diselenggarakan di Jakarta untuk menghentikan polemik lokasi.

Forum yang sama juga mendorong agar muktamar diadakan pada akhir Juli atau awal Agustus 2026 untuk mencegah berlarutnya ketidakpastian.

Gus Rijal menegaskan bahwa jika sampai Agustus muktamar belum terlaksana, PWNU dan PCNU siap menyatakan mosi tidak percaya kepada PBNU.

Pernyataan mosi tidak percaya itu, menurut pengurus wilayah, merupakan langkah terakhir setelah upaya mediasi dan dialog dinilai tidak membuahkan hasil.

Akumulasi ketidakpercayaan dikhawatirkan akan berdampak pada jalannya Muktamar ke-35 NU, termasuk kemungkinan penolakan terhadap laporan pertanggungjawaban (LPJ) PBNU periode 2021-2026.

Penolakan LPJ, bila terjadi, disebut akan didasarkan pada data dan bukti yang disiapkan oleh PWNU, PCNU, dan perwakilan dari PCI NU.

Konsekuensi moral dan politik bagi petinggi PBNU dinilai nyata apabila LPJ ditolak, karena keputusan itu mencerminkan evaluasi kolektif terhadap kinerja kepengurusan 2021-2026.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less