Peneliti MPSI Fathan Putra Mardela mendorong HMI memperkuat gerakan berbasis data dan riset
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 6 Jul 2026 01:29 WIB
- visibility 81
- comment 0 komentar
- print Cetak

HMI Didorong Perkuat Gerakan Data Dan Solusi Yang Kuat
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Peneliti Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI), Fathan Putra Mardela, menekankan perlunya penguatan data dan riset dalam setiap inisiatif gerakan mahasiswa.
Fathan menyampaikan gagasan tersebut saat menjadi pemateri pada Intermediate Training (LK II) Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Raya.
Acara berlangsung di Balai Pusat Pelatihan Bisnis dan Pariwisata Kemendikdasmen, Sawangan, Depok, pada Sabtu, 4 Juli 2026, dalam sesi berjudul “Mahasiswa sebagai Pressure Group di Era Digital”.
Menurut Fathan, demokrasi digital membuka akses partisipasi yang lebih luas tetapi juga mempercepat penyebaran opini tanpa verifikasi.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan aksi tidak diukur semata dari seberapa besar perhatian di media sosial.
Viralitas, kata Fathan, bukan tujuan akhir; dampak kebijakan yang terukur harus menjadi tolok ukur utama.
Untuk mencapai itu, setiap tuntutan perlu disertai data, analisis objektif, dan solusi yang dapat dijadikan bahan pertimbangan pembuat kebijakan.
Fathan mendorong kader HMI memperkuat tradisi riset agar gagasan memiliki legitimasi akademik yang kuat.
Ia menilai HMI memiliki modal historis dan intelektual yang dapat menjadi basis penguatan kapasitas riset organisasi.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




