PSI Sulit Jadikan Jawa Tengah Kandang Gajah Tanpa Dukungan Jokowi
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 11:07 WIB
- visibility 87
- comment 0 komentar
- print Cetak

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Tanpa Usaha Keras
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Ambisi menjadikan Jawa Tengah sebagai “kandang gajah” oleh PSI di Jawa Tengah dinilai penuh tantangan oleh pengamat politik.
M. Jamiluddin Ritonga, pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, menyatakan ada dua faktor pokok yang menghambat tujuan tersebut.
Menurut Jamiluddin, faktor pertama berkaitan dengan perbedaan jenis pengaruh antara Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang berlaku di provinsi itu, sehingga strategi PSI di Jawa Tengah sulit konsisten menancap.
Jamiluddin menjelaskan bahwa pengaruh Jokowi lebih bersifat populis dan cepat meningkatkan elektabilitas dalam jangka pendek.
Namun, efek populis itu menurutnya rentan menghilang ketika popularitas atau manfaat ekonomi berkurang.
Sebaliknya, kata Jamiluddin, pengaruh Megawati dibangun melalui ikatan ideologis dan kultural PDIP sejak era Orde Baru.
Ikatan tersebut menciptakan basis pendukung yang lebih stabil dan bersifat militan terhadap kepemimpinan Megawati.
Faktor kedua yang disebut pengamat adalah hasil Pemilu Legislatif 2024 yang menunjukkan keterbatasan dukungan elektoral PSI di tingkat provinsi.
Dalam perolehan kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah, PSI hanya meraih dua kursi pada Pileg 2024.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




