Gibran tak laku, dinasti Jokowi terancam, kata Amien Rais Ketua Dewan Pembina Partai Ummat
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 03:42 WIB
- visibility 94
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gibran Tak Laku Dijual, Dinasti Jokowi Terancam 2029
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Amien Rais menilai upaya menempatkan Gibran sebagai kandidat pada Pilpres dan Pilwapres 2029 adalah bagian dari upaya mempertahankan dinasti Jokowi yang menurutnya sulit memperoleh dukungan luas.
Amien Rais, Ketua Dewan Pembina Partai Ummat, menyatakan bahwa prakarsa tersebut mencerminkan ambisi politik yang berkaitan dengan dinasti Jokowi dan tidak realistis untuk masa mendatang.
Dalam pandangannya, skenario politik itu tidak akan bertahan lama karena dinasti Jokowi diperkirakan akan berakhir pada 2029, bahkan mungkin lebih cepat.
Ia menyinggung proses politik dengan memakai kiasan budaya; Amien menyebut figur wayang Mbilung sebagai punakawan yang membela Togok untuk menggambarkan pola dukungan yang menurutnya bermasalah dalam lanskap politik saat ini.
Amien juga mengkritik gagasan keterlibatan kembali Presiden saat ini dalam peta politik 2029, menyebutnya sebagai angan-angan yang jauh dari realitas elektoral.
Ketika berbicara kepada media, ia menegaskan keyakinannya bahwa dukungan publik tidak bisa dipaksakan melalui hubungan keluarga atau struktur kekuasaan semata.
Perkiraan Amien tentang berakhirnya pengaruh keluarga di kancah politik nasional pada 2029 menegaskan tegas ketidakpastian yang ada menjelang pemilu mendatang.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




