Syaiful Huda, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, mendesak audit keselamatan pelayaran nasional
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 4 Agt 2026 11:07 WIB
- visibility 57
- comment 0 komentar
- print Cetak

Komisi V DPR Soroti Keselamatan Pelayaran Nasional Pasca Kecelakaan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Komisi V DPR RI meningkatkan sorotan terhadap rentetan kecelakaan kapal penumpang yang kembali terjadi di perairan Indonesia akhir-akhir ini.
Insiden-insiden itu memicu kekhawatiran menyeluruh soal keselamatan pelayaran nasional dan tata kelola operasional armada penumpang.
Komisi V menegaskan bahwa investigasi dan langkah korektif harus segera diambil untuk merespons kecelakaan kapal penumpang yang menelan korban jiwa dan menyebabkan sejumlah penumpang hilang.
Satu kasus terbaru melibatkan KMP Mutiara Sentosa II yang dilaporkan terbakar di perairan utara Sumenep.
Dari peristiwa itu, sebanyak 271 orang berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat.
Lima orang dilaporkan meninggal dunia akibat kebakaran tersebut sementara 41 orang masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.
Kasus lain yang juga mendapat perhatian adalah tenggelamnya KLM Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada 26 Juli 2026.
Peristiwa KLM Nurul Salsa menewaskan empat orang dan 14 penumpang dinyatakan hilang setelah kapal karam.
Pemeriksaan awal atas kecelakaan tersebut mengungkapkan adanya ketidaksesuaian jumlah penumpang antara manifest dan kondisi di lapangan.
Dalam kasus Nurul Salsa misalnya, manifest resmi tercatat hanya 45 orang sementara pihak di lokasi melaporkan lebih dari 70 penumpang.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



