Breaking News
Trending Tags

Menteri Kehutanan Raja Antoni Tinjau Penanganan Karhutla di Kalsel meski Gambut Masih Berasap

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026 10:40 WIB
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjar, Hasanah.id – Menteri Kehutanan Raja Antoni telah melakukan peninjauan langsung mengenai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Meskipun api di permukaan sudah tidak terlihat, lahan gambut masih mengeluarkan asap.

Raja Antoni menyatakan bahwa area yang ditinjau berada di lokasi non-kawasan yang berbatasan dengan hutan lindung, dengan perkiraan lahan yang terbakar mencapai sekitar 36 hektare. Ia menekankan pentingnya proses pemadaman yang menyeluruh di lahan gambut.

“Di daerah gambut ini, meskipun api tidak muncul di atas permukaan, asap masih ada dari bawah. Oleh karena itu, penanganan harus dilakukan secara mendetail untuk mencegah munculnya api kembali,” ujar Raja Antoni saat berada di Penggalaman, Kabupaten Banjar, Kalsel, pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Berdasarkan informasi yang disampaikannya, kondisi hotspot di Kalimantan Selatan menunjukkan penurunan yang signifikan. Data sipongi mencatat pada 21 Agustus terdapat 157 titik hotspot, yang kemudian menurun menjadi 11 titik pada malam 22 Agustus pukul 21.00 WIB. Namun, pemantauan pada pagi ini menunjukkan kembali 44 titik hotspot.

“Dari angka 157, kini tinggal 11, dan hari ini 44 titik,” tambahnya. Hotspot yang terdeteksi tersebar di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less