Menuju Muktamar ke-35 NU, Nahdliyin Berupaya Ciptakan Suasana Harmonis Tanpa Ketegangan
- account_circle khasanah
- calendar_month Minggu, 23 Agt 2026 20:52 WIB
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menuju Muktamar NU: Nahdliyin Bertekad Agar Sejarah 2015 Tak Terulang
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kekhawatiran akan manipulasi politik dan politik uang juga muncul menjelang Muktamar ke-35. Masyarakat, meskipun tidak terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan, tetap memperhatikan situasi ini. Proses suksesi yang akan berlangsung penting untuk menentukan kepemimpinan dan legitimasi organisasi NU di masa depan.
Anis (39), mantan panitia teknis di Muktamar ke-33, menilai dinamika persidangan sangat berpengaruh pada keseluruhan kegiatan. Ia mencatat, jika persidangan berlangsung alot, maka berbagai agenda teknis harus disesuaikan dengan perkembangan situasi.
Saat Jombang kembali menjadi tuan rumah, Anis berharap ada pembelajaran dari pengalaman lalu. Ia menegaskan pentingnya kelancaran suksesi untuk kesuksesan muktamar. “Pemimpin yang terpilih harus memperoleh legitimasi yang diakui oleh masyarakat NU,” tutupnya.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




