Menteri Kehutanan Raja Antoni Jelaskan Ketidakhadiran di Kunjungan Presiden Prabowo ke Karhutla
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 25 Agt 2026 16:50 WIB
- visibility 41
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menhut dan MenLH Tak Ikut Tinjau Karhutla Bersama Prabowo: Apa Alasan di Balik Ketidakhadiran Mereka?
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Menteri Kehutanan, Raja Antoni, menjelaskan ketidakhadirannya bersama Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kalimantan dan Sumatera. Kunjungan ini difokuskan untuk meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Raja Antoni menyatakan bahwa Presiden Prabowo berupaya memperkuat dukungan dari TNI dan Polri dalam menangani karhutla. Penambahan personel serta penggunaan helikopter untuk water bombing menjadi bagian dari strategi penguatan tersebut.
“Seperti yang telah diungkapkan Bapak Mensesneg kepada media, kunjungan Presiden bertujuan untuk meningkatkan kekuatan personel dan peralatan. Hal ini termasuk pemakaian helikopter untuk water bombing,” ungkap Raja Antoni.
Walaupun tidak hadir, Menhut menegaskan bahwa komunikasi dengan Presiden Prabowo tetap berjalan lancar. Ia menegaskan bahwa ia terus melaksanakan tugas di lapangan berdasarkan perintah Presiden.
“Sebagai pembantu presiden, komunikasi saya dengan beliau sangat baik. Presiden adalah sosok yang komunikatif. Saya telah mengunjungi Riau, Sumsel, Kalteng, Kalsel, Kalbar, dan saat ini di Jambi atas izin dan perintah beliau,” tambah Raja Antoni.
Menhut terus memantau pelaksanaan instruksi Presiden mengenai penanganan karhutla di berbagai wilayah, termasuk Sumsel dan Kalimantan Barat.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




