Bahlil Lahadalia Paparkan Rencana Groundbreaking PLTS 100 Gwp di Bali sebagai Energi Hijau
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 25 Agt 2026 20:46 WIB
- visibility 22
- comment 0 komentar
- print Cetak
Bahlil Paparkan Kolaborasi PLTS Pertama di Kandang Banteng
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Pertamina telah berhasil menerapkan program ini di salah satu kabupaten di Sumatera. Desa yang sebelumnya tidak teraliri listrik kini sudah memiliki 1 megawatt, dan mereka dapat membangun sistem penyimpanan,” ujarnya.
Ketua Umum Partai Golkar tersebut menekankan potensi penyediaan listrik yang bisa diterapkan di daerah-daerah serta desa yang belum memiliki akses listrik.
“PLN di Provinsi Bangka Belitung juga telah memulai konversi PLTD menjadi sumber energi campuran, yang meliputi energi angin dan matahari,” katanya.
Bahlil menambahkan, pemanfaatan PLTS dapat mengurangi beban APBN sehubungan dengan subsidi solar, karena total pasokan listrik Indonesia masih sangat bergantung pada solar.
“Dari 12,6 gigawatt ini, kita menghasilkan minyak ekuivalen antara 230 hingga 250.000 barel per hari. Penurunan impor BBM, khususnya solar, diperkirakan akan berkurang,” jelasnya.
Menariknya, Bahlil juga mencatat bahwa Pemerintah Provinsi Bali bersedia menjadi lokasi pertama untuk program PLTS 100 Gwp. Ini meskipun Gubernur I Wayan Koster merupakan anggota partai yang tidak tergabung dalam koalisi pemerintahan Prabowo.
“Saya sempat berseloroh kepada Gubernur, ‘Pak Gubernur, dalam mengelola negara ini jangan melihat warna partai’. Meskipun Presiden kita adalah Ketua Umum Gerindra dan menterinya Ketua Umum Golkar, namun implementasi program PLTS dilakukan di wilayah PDIP,” tambahnya, disambut gelak tawa para hadirin.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




