Jokowi Tidak Tanggapi Pernyataan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 di Media Sosial
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 27 Agt 2026 08:06 WIB
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jokowi Responds to Budi Arie's Statement Amid Rising Tensions in Indonesia's Political Landscape
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Presiden Joko Widodo tidak memberikan reaksi terhadap pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, mengenai potensi percepatan pemilu 2029. Pernyataan tersebut muncul dalam sebuah video berdurasi satu menit 40 detik yang viral di media sosial.
Dalam rekaman itu, meskipun Budi Arie duduk dekat Jokowi, presiden tampak tidak merespons, bahkan tidak mengangguk sebagai tanda setuju. “Jokowi sepertinya sudah tahu bahwa video ceramah itu akan tersebar luas, sehingga ia memilih untuk tidak memberikan tanggapan,” kata Erizal, Direktur ABC Riset & Consulting, saat di wawancara pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Erizal mengamati sikap Jokowi saat Budi Arie berbicara. Pertama, presiden terlihat menggaruk hidung. Kedua, ia meminum teh di depannya. Ketiga, Jokowi mengelus pipi kiri dan kanannya. Keempat, ia terlihat menggeser botol yang ada di meja dan seolah mencatat sesuatu.
Tindakan tersebut mungkin terlihat biasa, namun menurut Erizal, reaksi Jokowi merefleksikan ketidaknyamanan. “Jokowi tampak tidak berubah, seolah menunggu ceramah panjang Budi Arie berakhir,” jelas Erizal.
Dalam video viral itu, Budi Arie mengungkapkan kemungkinan pemilu diadakan lebih awal daripada jadwal yang direncanakan pada tahun 2029. “Saya sudah sampaikan kepada Pak Jokowi, ‘Saya merasa insting ini lebih cepat dari 2029.’ Apakah kita setuju? Belum tentu,” ujarnya.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




