Menteri Kehutanan Raja Antoni Maksimalkan Potensi Awan Hujan untuk Atasi Karhutla di Riau
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026 23:17 WIB
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

Maximalkan Potensi Awan Hujan untuk Atasi Karhutla: Solusi Inovatif dan Ramah Lingkungan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Riau, Hasanah.id – Potensi hujan yang dijadwalkan muncul di Riau dari tanggal 30 Agustus hingga 1 September akan dimanfaatkan untuk operasi modifikasi cuaca. Langkah ini bertujuan mengatasi kebakaran hutan dan lahan di daerah tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Kehutanan Raja Antoni dalam rapat koordinasi pasca peninjauan penanganan kebakaran hutan di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Rapat itu dihadiri berbagai pejabat penting, termasuk Kapolda Riau dan Plt Gubernur Riau.
“Kami bersyukur adanya potensi awan hujan di Riau, berbeda dengan Kalteng dan Kalbar yang mengalami kesulitan. Kami akan memanfaatkan potensi ini selama tiga hari mendatang untuk seluruh Riau,” jelas Raja Antoni.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Warjono, juga memberikan dukungan positif atas potensi hujan yang ada saat itu. Raja Antoni menegaskan pentingnya koordinasi dengan BNPB dan BMKG guna memaksimalkan setiap kesempatan menggunakan potensi hujan tersebut.
“Saya telah sepakat dengan Kepala BNPB dan BMKG untuk mengoptimalkan setiap potensi awan hujan yang bisa dimanfaatkan,” ujar Raja Antoni. Ia menekankan hujan sebagai faktor kunci dalam mengatasi karhutla, dan berusaha memaksimalkan potensi ini untuk efektivitas tim di lapangan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




