“Misal sudah dipotong, terus buat apa hasil potong itu nantinya? Bukankah sekarang sudah memotong dana APBN dan APBD sekitar 50 persen, tapi belum terlihat fungsinya untuk apa?” timpal @Fair_De.
Akun @frikarasih menganggap penghasilan PNS golongan III cuma pas buat kebutuhan hidup. “Mana ada. Yang ada gapok di bawah UMR tapi biaya hidup tinggi. Ketolong tukin tapi abis untuk cicilan tempat tinggal. Ya amsyong aja kalo dipotong. Ntahlah banget,” sesalnya.
“Bener banget. 50 persen itu angka yang besar. Gaji gol III hanya Rp2,5 juta. Jadi tinggal Rp1,25 juta. Belum potongan wajib koperasi dll Rp150 ribu minimal per bulan. Padahal saya sudah tidak menabung sejak bulan lalu karena bantu beli dagangan teman-teman dan tetangga buat dibagi ke sodara,” rinci @sasantyLoey.
Sementara itu, politisi muda Tanah Air, Tsamara Amani Alatas mendukung langkah Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo yang mengusulkan adanya pemotongan pendapatan dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, di tengah masa pandemi ini solidaritas antar sesama anak bangsa jadi kunci agar kehidupan tidak semakin terpuruk.