PT KCIC Sampaikan Permohonan Maaf atas Komentar Tidak Pantas di Media Sosial Whoosh
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
- visibility 47
- comment 0 komentar
- print Cetak

PT KCIC Sampaikan Permohonan Maaf atas Komentar Tidak Tepat di Media Sosial Whoosh
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Akun media sosial X atau Twitter milik layanan kereta cepat Whoosh, @KeretaCepatID, menuai perhatian setelah meninggalkan komentar yang dianggap tidak pantas pada unggahan jurnalis sepak bola ternama, Fabrizio Romano.
Unggahan Romano memuat kabar tentang pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert, yang disebut-sebut akan menggantikan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia setelah pemecatan oleh PSSI pada Senin (6/1/2025).
“Patrick Kluivert siap menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala baru Indonesia, kesepakatan selesai,” tulis Romano.
“Durasi kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Presentasi akan dilakukan pada 12 Januari di Indonesia.
Targetnya adalah lolos ke Piala Dunia,” lanjutnya, disertai foto Kluivert. Namun, unggahan tersebut diwarnai komentar kontroversial dari akun resmi Whoosh yang memicu perdebatan.
Merespons insiden ini, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) segera menyampaikan permohonan maaf resmi.
“Terkait komentar kurang pantas yang muncul di akun resmi PT KCIC – Whoosh di aplikasi X, manajemen menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian dalam pengelolaan media sosial,” tulis pernyataan mereka pada Senin malam.
KCIC menegaskan bahwa komentar tersebut tidak mencerminkan pandangan resmi perusahaan dan menyatakan telah menghapus komentar tersebut. “Admin yang bersangkutan akan dikenakan sanksi sesuai aturan internal perusahaan,” tambahnya.
Meski demikian, tanggapan warganet justru mengarah pada dukungan terhadap admin media sosial Whoosh. Beberapa pengguna menganggap komentar tersebut mewakili perasaan mereka.
- Penulis: Bobby Suryo



