Usai doa bersama, kegiatan dilanjutkan pada malam hari dengan refleksi akhir tahun yang diikuti oleh jajaran pengurus DPC, PAC, kader, serta simpatisan PDI Perjuangan. Dalam sesi refleksi tersebut, Tuti mengajak seluruh peserta untuk mengevaluasi perjalanan selama satu tahun terakhir, baik dalam aktivitas kepartaian maupun pengabdian kepada masyarakat.

Tuti berharap, refleksi ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran bahwa setiap insan harus memiliki manfaat bagi sesama. Ia menegaskan bahwa kader PDI Perjuangan harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, serta memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
“Menjadi bagian dari PDI Perjuangan berarti siap mengabdi. Kita harus memastikan keberadaan kita membawa manfaat, sekecil apa pun, bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” tegasnya.
Melalui kegiatan refleksi akhir tahun ini, Tuti Turimayanti berharap semangat gotong royong, toleransi, dan kepedulian sosial semakin menguat di tahun mendatang. Ia juga mengajak seluruh kader untuk menyongsong tahun baru dengan tekad memperkuat perjuangan politik yang berlandaskan nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan keberpihakan kepada rakyat.











