BeritaHeadline

Rencana Kerja Pengendalian Karhutla di KPH Bandung Utara

Hasanah.id- Memasuki musim kemarau Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya mengintruksikan kepada jajarannya agar tetap Waspada terhadap kebakaran hutan (karhutla).

Dalam hal ini, pihak Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bandung Utara untuk mewaspadai kebakaran hutan pihaknya telah menyiapkan rencana kerja pengendalian kebakaran hutan di wilayah KPH Bandung Utara.

“Betul, kami telah menyiapkan rencana kerja pengendalian kebakaran guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan,”ujar Kepala Administratur KPH Bandung Utara, Komarudin saat di kondirmasi melalui telepon, Jumat (3/7/2020).

Komarudin memaparkan rencana kerja pengendalian kebakaran hutan di KPH Bandung Utara sebagai berikut, pertama, melakukan identifikasi lokasi rawan Karhutla. Kedua, menyusun Sarana dan Prasarana pendukung pengendalian kebakaran hutan.

Kepala Adm KPH Bandung Utara

Ketiga, membentuk Brigade pengendalian Kebakaran hutan lingkup KPH Bandung Utara dan membentuk regu inti dan cadangan pada tiap-tiap BKPH (MDH-PA).

“Serta melakukan apel siaga dan pelatihan Dalkarhut,”paparnya.

Disamping membentuk brigade, kata Komarudin menambahkan yang ke empat mengaktifkan Poskolak (KPH), Pos Satlak ( BKPH) dan Pos Pantau Karhutla pada tempat strategis.

Kelima, melaksanakan pengendalian kejadian kebakaran hutan. Kemudian yang keenam menyampaikan laporan pada kesempatan pertama kepada pimpinan.

Lalu yang ke tujuh melakukan koordinasi dengan BPBD, Kepala Daerah setempat (Bupati), Polri-TNI dan instansi lainnya.

“Kedelapan, menggunakan (Download) aplikasi LAPAN : Fire Hot Spot untuk identifikasi titik api,”katanya.

Lebih Lanjut Komarudin mengatakan untuk saat ini belum ditemukan adanya identifikasi titik api.

“Kalau tahun lalu titik yang rawan itu ada di wilayah Cisarua, Cikalong Wetan yang merupakan perbatasan antara wilayah kehutanan dengan perkebunan, Kemudian di wilayah palintang,”sebutnya.

Disinggung mengenai sarana dan prasarana pendukung pengendalian kebakaran hutan di KPH Bandung Utara. Ia mengatakan sarana prasarana di KPH Bandung Utara cukup lengkap antara lain mobil Polhut, tangki air kapasitas 1000 liter, APD, Jet shooter, sarung tangan, cangkul dan lain lainnya.

“Alhamdulillah kalau untuk sarana dan prasarana pendukung pengendalian kebakaran hutan cukup lengkap,”ucapnya.

Komarudin mengungkapkan dalam pengendalian kebakaran hutan dibutuhkan peran serta masyarakat dan aparatur negara baik itu dari Kepolisian maupun dari TNI.

“Untuk di KPH Bandung Utara, masyarakat, POLRI, TNI sangat mendukung dan membantu upaya-upaya pencegahan Karhutla di wilayah Bandung Utara,”pungkasnya. Kus

Tags
Back to top button
Close
Close