Berita

RSUD Cibabat Kota Cimahi Belum Miliki Ruang Khusus Positif Covid, Baru Ruang PDP

Hasanah.id– Sejauh ini, Rumah Sakit Umum Daerah Cibabat Kota Cimahi baru menyiapkan enam ruangan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kategori kuning dan PDP kategori merah. Sedangkan khusus ruang positifnya belum tersedia.

“Kita yang sudah siap Covid hijau kuning dan merah kewenangan perawatannya. Ada 1 pasien PDP kuning yang dirawat,” terang Pelaksana Tugas Direktur Utama RSUD Cibabat, Reri Marliah.

Reri Marliah mengatakan, pihaknya sudah membahas kemungkinan RSUD Cibabat dijadikan tempat perawatan bagi pasien yang memiliki gejala ringan. Sejauh ini, ada 10 kamar yang dipersiapkan dan terpisah dari pasien umum.

“Udah pembahasannya tapi belum finall. Baru rencana. Kita lagi siapkan dulu, sarana prasarananya, SDM-nya, pembiayannya,” jelas Reri.

Seperti diketahui, semua pasien positif aktif Corona Virus Disease (Covid-19) asal Kota Cimahi bakal dievakuasi ke Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Barat, Jalan Kolonel Masturi dan sejumlah rumah sakit.

Proses evakuasi tersebut sudah dimulai hari ini, tepatnya Senin (27/4/2020) dengan pemeriksaan rontgen, thorax dan pemeriksaan darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat. Jika Hasilnya tidak ada bronco pneumonia, pasien bisa diisolasi di BPSBDM Jawa Barat.

“Kalau ternyata positif aktif, dirawat di RSUD Cibabat atau rumah sakit lain,” kata Koordinator Rujukan Pelayanan Fasilitas Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Cimahi, Dikke Suseno saat dihubungi, Senin (27/4/2020).

Dikatakan Dikke, semua pasien yang positif Covid-19 yang selama ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya dijemput untuk menjalani serangkaian pemeriksaan, yang sampai saat ini masih berlangsung.

“Targetnya ada 35 selesai semua dan bisa dipilah. Sekarang masih berlangsung pemeriksaannya,” terang Dikke.

Dikatakan Dikke, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak BPSDM Jawa Barat untuk merawat pasien tanpa positif asal Kota Cimahi. BPSDM sendiri dikhususnya bagi pasien atau Orang Tanpa Gejala (OTG).

“BPSDM sudah siap, tapi ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Seperti rontgen dan pemeriksaan darah. Makannya kita lakukan hari ini,” jelasnya.

Ditegaskannya, apabila ada pasien yang menolak untuk diisolasi di BPSDM Jawa Barat maupun rumah sakit akan diberikan edukasi. “Nanti diedukasi dulu. Kalau bandel akan dipusatkan di BPSDM,” tandas Dikke.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini menambahkan, rata-rata pasien positif aktif Covid-19 asal Kota Cimahi kondisinya tidak terlalu berat. “Rata-rata gejalannya enggak terlalu berat. Ini intruksi pak wali (pasien positif dirawat). Kita sudah penjajakan dan melakukan pembahasan,” ungkapnya.

Hingga Senin (27/4/2020), jumlah kasus terkonfirmasi positf Covid-19 mencapai 54 orang. Rinciannya, 46 positif aktif, 5 sembuh dan 3 meninggal dunia.

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close
Close