Sosialisasi Gerakan Simpanan Pelajar di SMPN 1, Pj Wali Kota Cimahi : Tumbuhkan Budaya Menabung Sejak Usia Dini
- account_circle kusnadi
- calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
- visibility 105
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Adik-adik adalah generasi emas yang akan menentukan nasib bangsa, salah satu keterampilan yang harus dikuasai adalah pengelolaan keuangan. mengelola keuangan saat ini artinya merencanakan perekonomian dan merencanakan masa depan yang lebih baik” pesan Dicky
Sementara itu Direktur OJK Jawa Barat Aulia Fadly dalam sambutannya menjelaskan dalam upaya membentuk karakter menabung sejak dini, OJK telah menginisiasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Kita tentu berharap, melalui program KEJAR, setiap pelajar di Indonesia akan memiliki rekening tabungan pada perbankan sebagai lembaga jasa keuangan formal dan dibiasakan untuk menyisihkan uang dengan cara menabung.
“OJK kerjasama dengan pihak sekolah dan dinas pendidikan untuk menyelenggarakan pemilihan Duta Literasi keuangan, harapannya sebagai siswa literasi keuangan bisa memberikan pengetahuan tentang pengelolaan keuangan yang baik dan benar ke teman-teman lingkungan sekitarnya, sehingga kedepannya mereka nanti bisa mengelola keuangannya dengan baik dan terhindar dari unsur-unsur yang merugikan setelah lulus sekolah” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SPMN 1 Cimahi Sri Mulyaningsih bahwa sejak tahun 2022 sekolahnya telah berkerjasama dengan bjb dalam melatih anak-anak dalam hal management keuangan, untuk menabung dengan menyisakan uang jajannya.
“sekarang seluruh sekolah di cimahi dibuat seperti itu oleh Pemerintah Daerah, itu adalah sesuatu yang luar biasa bukan hanya smp 1 saja namun semua sekolah sehingga kebiasaan menabung sejak dini atau mengelola keuangan dengan manajemen keuangan dapat dirasakan oleh semua anak sekolah di Cimahi. alhamdulillahnya BJB mau datang kesini setiap hari rabu, nanti ada hadiah untuk murid yang paling sering menabung” ujarnya.
- Penulis: kusnadi



