Tim Jokowi
Tim Jokowi-Ma’ruf Ajukan Bukti Tambahan di Persidangan
- calendar_month Jumat, 21 Jun 2019 14:20 WIB
- visibility 334
- 0Komentar
JAKARTA – Tim hukum calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengajukan bukti tambahan sebelum sidang lanjutan perkara sengketa hasil Pilpres 2019 digelar di Mahkamah Konstitusi (MK) digelar hari ini. Adapun sidang hari ini beragendakan mendengar keterangan saksi dan ahli dari tim hukum Jokowi-Ma’ruf dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). “Sebelum dimulai, kami dari […]
Tim Jokowi Yakin MK Akan Putuskan Sengketa Pilpres dengan Adil
- calendar_month Rabu, 19 Jun 2019 10:01 WIB
- visibility 352
- 0Komentar
JAKARTA – Kuasa Hukum Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin menganggap, yang diperselisihkan oleh pemohon dan termohon, dalam PHPU Pilpres ini bukan berkaitan dengan perselisihan soal konsepsi Ketuhanan yang menjadi doktrin teologis salah satu agama. Hal tersebut disampaikan kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf, Yusril Ihza Mahendra saat membacakan keterangan jawaban atas permohonan pemohon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno dalam […]
Tim Jokowi Curigai Kubu 02 Tak Punya Saksi Fakta
- calendar_month Senin, 17 Jun 2019 17:30 WIB
- visibility 394
- 0Komentar
HASANAH.ID – Tim Kuasa Hukum Jokowi-Ma’ruf Amin menuding upaya kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai pihak pemohon tengah membangun ‘framing’ terkait adanya ancaman terhadap saksi. Framing ini menggiring opini seolah adanya intimidasi ancaman tersebut. Yusril Ihza Mahendra selaku ketua tim hukum Jokowi-Ma’ruf menyatakan dengan penggiringan opini ini maka saksi yang akan dihadirkan akan takut bersaksi. “Sehingga […]
Tim Jokowi Sebut Prabowo Blunder soal ‘Korupsi Tak Seberapa’
- calendar_month Jumat, 18 Jan 2019 08:45 WIB
- visibility 569
- 0Komentar
Jakarta, HASANAH.ID — Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyebut calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, melakukan blunder besar saat membahas korupsi dalam debat pada Kamis (17/1). Karding mengatakan blunder itu terjadi saat Prabowo menyatakan bahwa kader mantan koruptor dari Partai Gerindra ikut pemilihan legislatif 2019 karena korupsinya tidak seberapa. Dikutip dari halaman CNNIndonesia. “Sangat blunder. Itu […]




