BeritaNASIONAL

Tagihan Listrik Melonjak, Ini Tanggapan PLN

Hasanah.id – Sejumlah pelanggan PLN ramai-ramai mengeluhkan kenaikan tagihan listrik mereka. Keluhan ini muncul pada saat mereka membayar tagihan pemakaian April pada awal Mei, ataupun pemakaian Mei pada awal Juni ini.

Masyarakat memperkirakan ada kenaikan tarif listrik secara diam-diam atau ada subsidi silang yang diterapkan untuk pengguna daya 450 VA dan 900 VA.

Seperti yang dirasakan Aditya Mohammad warga Tanjungpinang. Karena merasa tak wajar dengan tagihan listrik itu, ia pun meluapkan kekesalannya di grup Facebook, sehingga menuai reaksi warga lain yang mengalami hal serupa.

“Sampai naik dua kali lipat, padahal pemakaian seperti bulan-bulan sebelumnya, ada apa ya,” sebut Aditya.

Menanggapi hal tersebut, PLN telah menjelaskan bahwa tagihan listrik sejumlah pelanggan naik karena work form home (WFH) dan momentum Ramadhan. Selain itu, tagihan naik karena pencatatan April dan Mei dilakukan secara rata-rata akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sehingga, tagihan yang belum dibayar, dibebankan ke bulan selanjutnya.

PLN memastikan tarif listrik sampai hari ini sama sekali tidak berubah. Semua tagihan yang diterima pelanggan sudah dihitung berdasarkan pemakaian yang mereka lakukan.

“Intinya PLN tidak akan cheating (curang),” kata Senior Executive Vice President Bisnis dan Pelayanan Pelanggan PLN Yuddy Setyo Wicaksono dalam diskusi online di akun youtube PLN di Jakarta, Senin, 8 Juni 2020.

Yuddy mengatakan perusahaannya tidak mungkin tiba-tiba mengubah tarif listrik. Menurut dia, tarif ditetapkan oleh pemerintah atas persetujuan DPR. Selain itu, ada juga lembaga auditor seperti BPK dan BPKP yang mengawasi PLN. “Kejaksaan dan KPK juga bisa memantau,” kata Yuddy.

Meski demikian, kata Yuddy, pelanggan sebenarnya bisa mengecek langsung pemakaian lewat meteran di rumah masing-masing. Pelanggan juga bisa memasukkan ID di aplikasi PLN mobile.

Jika ternyata meteran di rumah lebih kecil dari tagihan yang sudah dibayarkan, maka pelanggan bisa protes ke Call Center 123. Kalau memang pencatatan di PLN keliru, kata Yuddy, maka petugas akan mengkoreksi.

Yuddy juga memastikan tidak ada pelanggan yang akan dirugikan. Sebab jika ada kelebihan bayar, maka akan dikembalikan untuk membayar tagihan listrik bulan berikutnya. “Kami clear dan transparan,” kata dia. **

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close
Close