Fenomena Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bakal Berwarna Merah Darah
- account_circle Rehan Oktra Halim
- calendar_month 02 Maret 2026, 14:18 WIB
- visibility 51
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Fenomena alam langka akan menyapa langit pada tanggal 3 Maret 2926, yaitu Gerhana Bulan Total. Fenomena ini diprediksi akan memunculkan bulan berwarna merah darah atau yang sering disebut Blood Moon.
Gerhana Bulan Total terjadi ketika Bumi berada tepat diantara Matahari dan Bulan yang mengakibatkan bayangan Bumi sepenuhnya menuutpi permukaan Bulan yang menghadap ke bumi.
Ketika itu terjadi, cahaya Matahari tidak mampu mencapai Bulan secara langsung. Namun, cahaya yang melewati atmosfer Bumi masih dapat dibelokkan dan menyinari permukaan Bulan.
Fenomena inilah yang memunculkan warna merah atau tembaga pada Bulan. Fenomena Bulan berwarna merah darah ini sering disebut sebagai Blood Moon atau Bulan Berdarah. Banyak yang mengaitkan fenomena ini sebagai pertanda mistis. Namun sebenarnya, fenomena ini bisa dijelaskan secara logika dan ilmu astronomi.
Mengapa Gerhana Bulan Total Terlihat Merah?
Selama Gerhana Bulan Total berlangsung, cahaya Matahari yang sampai ke Bulan bukan merupakan cahaya langsung dari Matahari. Sebaliknya, sebagai cahaya tersebut merupakan cahaya yang dipantulkan dan dibelokkan oleh atmosfer Bumi.
- Penulis: Rehan Oktra Halim



