Tagar #SEAblings Ramai di Sosmed, Solidaritas atau Identitas Baru?
- account_circle Rehan Oktra Halim
- calendar_month 02 Maret 2026, 15:06 WIB
- visibility 56
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dalam beberapa minggu terakhir, jagat media sosial Indonesia, bahkan Asia menjadi ramai oleh tagar #SEAblings. Tagar ini merupakan isitlah baru yang mendadak viral dan menjadi perbincangan luas netizen Asia Tenggara.
Namun, apa sebenarnya tagar ini dan mengapa bisa tiba-tiba mendapat perhatian besar? Apakah ini sekedar bentuk ekspresi solidaritas sesaat atau justru mencerminkan identitas baru masyarakat Asia Tenggara di ruang digital?
Apa Arti #SEAblings?
Istilah #SEAblings merupakan tagar yang tergabung dari dua kata, yaitu SEA yang berarti Southeast Asia atau Asia Tenggara dan Siblings yang berarti saudara.
Kata ini menjadi tagar oleh warganet Asia Tenggara untuk menegaskan persaudaraan dan solidaritas di antara negara-negara di Kawasan tersebut di dunia maya, khususnya dalam menghadapi komentar atau serangan yang dianggap defensif dari luar Kawasan.
Awalnya, tagar ini muncul karena dipicu oleh isu yang awalnya berasal dari sebuah perselisihan online antara netizen Asia Tenggara dan Netizen Korea selatan di platform media sosial seperti X (sebelumnya Twitter) dan TikTok.
Fenomena ini bermula setelah insiden yang terjadi pada sebuah konser Band Korea Selatan di Kuala Lumpur, Malaysia. Beberapa penggemar Korea disebut membawa kamera profesional ukuran besar yang merupakan sebuah larangan.
- Penulis: Rehan Oktra Halim
