Berita

Tingkatkan Potensi Wisata Pangandaran, Pemprov Jabar Bakal Bangun Jalan Tol Gedebage – Pangandaran

Hasanah.id – Masalah terbesar pembangunan pariwisata di Pangandaran adalah kondisi jalan dan transportasi darat yang kurang memadai.Pemerintah Jawa Barat berencana bangun Jalan Tol Gedebage-Pangandaran

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengungkapkan hal ini membawa angin segar bagi peningkatan aktivitas pariwisata di Kabupaten Pangandaran. Untuk menjangkau Pangandaran, butuh waktu sekitar 5 jam dari Kota Bandung sementara dari Jakarta sekitar 8 jam.

Lamanya waktu tempuh ini diyakini cukup berpengaruh terhadap minat warga di kota-kota besar untuk berwisata ke Pangandaran.

“Persoalan yang paling mendasar bahwa wilayah kita jauh dari kota besar dan pusat pemerintahan. Dari Bandung 5 jam, dari Jakarta 8 jam. Mudah-mudahan setelah nanti ada tol Gedebage – Pangandaran, masalah itu bisa diatasi,” kata Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Sabtu (25/7/2020).

Jeje menjelaskan berdasarkan hasil ekspose Pemprov Jawa Barat terkait rencana pembangunan jalan tol, di wilayah Pangandaran terdapat satu pintu keluar atau exit tol di wilayah Kecamatan Kalipucang Pangandaran.

Namun pintu keluar tol ini masih cukup jauh dan kurang memadai untuk menuju Pangandaran. Karena dari Kalipucang ke Pangandaran kondisi lebar jalannya masih relatif kecil dan harus melalui jalan berkelok di daerah Emplak Kalipucang. “Kami memang harus mempersiapkan jalan dari pintu keluar menuju Pangandaran, agar akses jalan darat semakin maksimal,” kata Jeje.

Selain itu Pangandaran juga harus terus berbenah agar ketika jalan tol sudah kelar, kondisi wisata di Pangandaran pun sudah tertata dengan baik.

“Pembangunan pengembangan wisata yang sudah kami lakukan ini baru tahap penataan kawasan saja, memindahkan kaki lima dari pinggir pantai, memindahkan perahu dari pantai barat ke pelabuhan, dan beberapa langkah strategis lainnya. Pola-pola kebijakan yang akan datang yang harus dilakukan bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pangandaran, agar Pangandaran siap,” ujar Jeje.

Satu agenda yang harus dilakukan adalah menyebar keramaian wisata agar tak terpusat di pantai Pangandaran saja.

“Kita ingin 91 km panjang pantai yang kita miliki dan potensi wisata alam perbukitan bisa dimaksimalkan,” kata Jeje.

Selain itu, kata Jeje untuk menyedot wisatawan supaya datang ke Pangandaran adalah dengan meyakinkan maskapai penerbangan supaya membuka rute penerbangan ke Pangandaran.

“Kita harus bersama-sama meyakinkan agen atau maskapai penerbangan untuk mendatangkan pesawatnya ke Pangandaran. Kita ingin besok ada penerbangan Jakarta – Pangandaran, Jogja – Pangandaran dan sebagainya,” kata Jeje.

Tags
Back to top button
Close
Close