Hasanah.id – Anggota DPRD Jawa Barat, Tuti Turimayanti, mengingatkan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah titik rawan kecelakaan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan setiap akhir tahun dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Tuti menuturkan, libur Nataru selalu diiringi dengan peningkatan volume kendaraan, baik di jalur tol, jalan nasional, maupun jalan provinsi dan kabupaten/kota. Kondisi tersebut kerap diperparah oleh faktor cuaca ekstrem, kelelahan pengemudi, serta kurang optimalnya kesiapan infrastruktur di beberapa wilayah.
“Setiap tahun, Nataru menjadi momentum dengan tingkat mobilitas yang sangat tinggi. Pemerintah harus benar-benar memetakan dan mengantisipasi titik-titik rawan kecelakaan agar keselamatan masyarakat dapat terjamin,” ujar Tuti.
Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, kepolisian, dinas perhubungan, serta instansi terkait lainnya. Menurutnya, langkah preventif seperti pemasangan rambu peringatan, penerangan jalan yang memadai, hingga perbaikan ruas jalan rusak harus menjadi prioritas sebelum puncak arus libur dimulai.











