Dirasa Mampu Lakukan Uji Coba Obat Virus Corona, WHO Tunjuk Malaysia
- account_circle kusnadi
- calendar_month Minggu, 29 Mar 2020 14:55 WIB
- visibility 321
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id– Hingga kini belum ditemukan vaksin untuk mengobati pasien virus corona. Oleh karenanya, para peneliti di berbagai negara masih mencari vaksin COVID-19, untuk mengobati pasien virus corona. Belum lama ini, Organisasi Badan Kesehatan Dunia (WHO) menunjuk Malaysia sebagai salah satu negara untuk melakukan uji coba keefektifan obat baru virus corona atau COVID-19.
Lantaran Kementerian Kesehatan Malaysia dinilai mampu melakukan penelitian. Maka Dewan Keamanan Nasional (NSC) menyatakan, Malaysia ditunjuk melakukan suatu uji coba keefektifan obat Remdesevir, jika digunakan sebagai sebuah opsi pengobatan pada pasien virus corona.
“Kementerian Kesehatan akan merawat pasien COVID-19 dengan menggunakan sebuah obat baru, Remdesevir. Kami tentunya akan memantau segala efek samping serta keefektivitasan obat itu,” ujar Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah, dikutip dari The Straits Times, Sabtu (28/3).
Dalam sebuah unggahan Facebooknya, Noor Hisham menuliskan, WHO mengumumkan uji coba global besar, yang disebut dengan Solidaritas. Uji coba tersebut dilakukan untuk mengetahui jenis obat apa yang efektif untuk mengobati pasien COVID-19.
“Uji coba ini adalah upaya yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kita harus melakukan suatu dorongan habis-habisan yang terkoordinasi untuk mengumpulkan data ilmiah yang kuat dan cepat selama pandemi,” kata Noor Hisham.
- Penulis: kusnadi




