Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Indonesia Menang Gugatan Sawit di WTO, Buktikan Diskriminasi Uni Eropa

Indonesia Menang Gugatan Sawit di WTO, Buktikan Diskriminasi Uni Eropa

  • account_circle Hasanah 012
  • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

HASANAH.ID, NASIONAL – Indonesia meraih kemenangan dalam sengketa sawit melawan Uni Eropa di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Putusan ini membuktikan adanya diskriminasi Uni Eropa terhadap produk kelapa sawit Indonesia, terutama terkait biodiesel.

“Kemarin kita menang di WTO untuk kelapa sawit. Ini menunjukkan bahwa Eropa memang melakukan diskriminasi terhadap Indonesia,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (17/1).

Airlangga menilai kemenangan ini sebagai bukti bahwa Indonesia mampu berjuang dan memenangkan isu perdagangan internasional. Dengan keputusan WTO ini, negara-negara lain diharapkan menerima biodiesel berbahan dasar crude palm oil (CPO). “Dunia harus menerima, tidak hanya biodiesel berbasis rapeseed atau soybean,” tambahnya.

Meski demikian, Airlangga mengakui bahwa implementasi keputusan WTO oleh Uni Eropa masih perlu dilihat lebih lanjut. “Yang penting kita menang dulu. Apakah mereka akan laksanakan atau tidak, nanti kita lihat,” tegasnya.

Kemenangan ini juga berpotensi memengaruhi aturan European Union Deforestation Regulation (EUDR), yang selama ini dianggap mempersulit ekspor kelapa sawit Indonesia. Airlangga berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat strategi bersama Malaysia dalam melawan diskriminasi.

Ia juga optimis bahwa keberhasilan ini dapat mempercepat penyelesaian perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang hingga kini belum rampung. “Dengan kemenangan ini, saya berharap hambatan yang mengganggu perundingan IEU-CEPA bisa diatasi, sehingga kesepakatan segera tercapai,” pungkasnya.

  • Penulis: Hasanah 012
expand_less