Erick Thohir Tanggapi Kritik Media Asing Soal Naturalisasi Pemain Timnas
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025 15:20 WIB
- visibility 235
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menanggapi kritik media asing terkait kebijakan naturalisasi pemain dalam tubuh Timnas Indonesia. Ia menegaskan bahwa proses naturalisasi yang dilakukan Indonesia berbeda dengan negara lain karena melibatkan pemain berdarah Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Erick seusai menghadiri Drawing Piala AFF U-23 2025 di Jimbaran, Bali, Jumat (30/5). Awalnya, Erick merespons rencana Timnas China yang akan menurunkan sejumlah pemain naturalisasi dalam laga melawan Indonesia pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6).
“Itu hal yang wajar. FIFA mengatur hal tersebut, dan selama dijalankan sesuai regulasi, sah-sah saja,” ujar Erick.
Namun, Erick menyindir balik sejumlah media asing yang menyebut naturalisasi Indonesia sebagai bentuk ketergantungan pada pemain luar negeri. Ia menegaskan, Indonesia hanya menaturalisasi pemain keturunan, bukan murni asing tanpa ikatan darah dengan Tanah Air.
“Negara lain seringkali menaturalisasi pemain tanpa ikatan keturunan, lalu mengkritik Indonesia yang justru menaturalisasi pemain berdarah Indonesia. Ini yang semestinya menjadi kebanggaan kita,” katanya.
Beberapa negara, seperti China, Malaysia, dan Vietnam, menjadi sorotan karena menggunakan pemain naturalisasi yang tidak memiliki hubungan genealogis dengan negara tersebut. Timnas China, misalnya, dikenal memiliki beberapa pemain asal Brasil seperti Elkeson, Alan, dan Fernandinho. Dari nama-nama tersebut, hanya Serginho yang dikabarkan akan dibawa menghadapi Indonesia.
- Penulis: Bobby Suryo




