Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Bencana Pasirlangu, Pengingat agar Bencana Juga Tak Terjadi di Proyek Upper Cisokan ‎

Bencana Pasirlangu, Pengingat agar Bencana Juga Tak Terjadi di Proyek Upper Cisokan ‎

  • account_circle Unggung Rispurwo
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – BANDUNG BARAT. Musibah longsor dan banjir yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat Sabtu 24/01/2026 mengingatkan kembali bahwa alam akan selalu memberi peringatan.

Tanah runtuh dan air meluap bukan sekadar peristiwa alam, melainkan cermin dari kelalaian dan keserekahan manusia dalam mengelola ruang dan lingkungan.

‎Desa Pasirlangu kini menjadi catatan penting dalam peta kerawanan bencana Jawa Barat khususnya Kabupaten Bandung Barat.

‎Alih fungsi lahan yang semakin barbar, proyek pembangunan tanpa kendali, serta minimnya kajian geologi disebut sebagai kombinasi berbahaya yang mempercepat terjadinya bencana seperti longsor dan banjir bandang.

‎Kondisi ini menjadi peringatan keras bagi proyek strategis nasional Upper Cisokan Pumped Storage Hydropower Project.

Proyek energi raksasa yang diharapkan menjadi tulang punggung ketahanan listrik nasional itu tidak boleh mengulang kesalahan yang sama.

‎“Upper Cisokan bukan hanya proyek teknik, tapi juga proyek kepercayaan publik,” ujar seorang pengamat sekaligus aktivis lingkungan Asep Mulyana.

‎“Jika aspek keselamatan dan daya dukung lingkungan diabaikan, risikonya bukan hanya pada infrastruktur, tetapi juga nyawa manusia” imbuhnya.

‎Berbeda dengan Pasirlangu, Upper Cisokan berada di wilayah dengan karakter geologi kompleks dan kontur ekstrem.

‎Oleh karena itu lanjut Asep, transparansi kajian AMDAL, pengawasan ketat pelaksanaan konstruksi, serta keterlibatan masyarakat sekitar menjadi kunci mutlak.

  • Penulis: Unggung Rispurwo
expand_less
Lewat ke baris perkakas