Diah Fitri Tekankan Pentingnya Asupan Gizi Anak Demi Keluarga Berkualitas
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
- visibility 686
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Diah Fitri Maryani, SE., MM., menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan gizi anak harus menjadi prioritas bersama dalam upaya membangun keluarga yang sehat dan berdaya saing. Menurutnya, kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh kecukupan gizi sejak usia dini.
Diah Fitri menyampaikan bahwa anak-anak membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan. Salah satu sumber gizi yang dinilai penting adalah protein hewani, khususnya ikan, yang berperan besar dalam mencegah stunting serta meningkatkan daya tahan tubuh anak.
“Upaya ini tidak hanya sebatas pembagian ikan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar keluarga semakin sadar pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan dan kecerdasan anak. Kita ingin membangun keluarga sehat melalui pemenuhan gizi yang baik,” kata Diah.
Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu juga memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah yang telah menghadirkan program Gerakan Pangan Murah. Ia menilai program tersebut sangat membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi harga bahan pangan yang kerap mengalami kenaikan.
Namun demikian, Diah menekankan agar program pangan murah tidak hanya dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu. Ia mendorong agar kebijakan tersebut dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau wilayah-wilayah yang memiliki tingkat kerentanan pangan tinggi.
“Program pangan murah harus terus dijaga konsistensinya dan diperluas jangkauannya. Tujuannya agar masyarakat tidak hanya sekadar terpenuhi kebutuhan makannya, tetapi juga memperoleh makanan yang bergizi dan seimbang,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Diah Fitri turut mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga elemen masyarakat, untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
“Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan. Jangan sampai mahalnya harga pangan menjadi kendala bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Akses yang adil dan harga yang terjangkau harus terus kita jaga,” pungkasnya.
- Penulis: Bobby Suryo



