Chef Prancis David Cailleba Turun Langsung Masak di Dapur Darurat Longsor Pasirlangu Bandung Barat
- account_circle anshori
- calendar_month Senin, 2 Feb 2026
- visibility 49
- comment 0 komentar
- print Cetak

Chef Prancis David Cailleba Turun Langsung Masak di Dapur Darurat Longsor Pasirlangu Bandung Barat
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Uap hangat dari masakan rumahan perlahan memenuhi dapur darurat yang berdiri di tengah kawasan terdampak longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Di tengah keterbatasan, aroma ayam berbumbu manis, terong balado, dan tempe goreng menjadi penanda bahwa harapan masih disajikan di atas piring-piring sederhana bagi para penyintas bencana.
Dapur darurat itu tidak hanya diisi oleh relawan lokal. Di antara mereka, hadir sosok David Cailleba, seorang chef asal Prancis yang memilih turun langsung membantu warga terdampak longsor. Jauh dari negara asalnya, David melepas atribut eksklusif dunia kuliner dan membaur bersama relawan Indonesia Chef Association (ICA) serta Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Kehadiran David di lokasi bencana bermula dari pertemuannya dengan rekan-rekan sesama chef dalam kegiatan Chef Day yang digelar pada 25 Januari 2026. Saat itu, David baru kembali menetap di Indonesia dan resmi bergabung dengan ICA. Dari komunitas tersebut, ia mendapat kabar tentang bencana longsor di Kabupaten Bandung Barat yang membutuhkan bantuan dapur umum.
Tanpa berpikir panjang, David langsung menyatakan kesediaannya untuk terlibat. Baginya, kemampuan memasak bukan hanya untuk dapur restoran, tetapi juga bisa menjadi alat kemanusiaan di saat krisis.
“Saya mendapat banyak pesan tentang kondisi bencana dan ajakan untuk membantu memasak. Saat itu juga saya putuskan ikut,” ujar David saat ditemui di Desa Pasirlangu, Kamis (29/1/2026).
Meski berasal dari Prancis, David tidak membawa konsep masakan Eropa ke dapur bencana. Ia justru memilih menyesuaikan menu dengan lidah masyarakat setempat. Baginya, makanan yang paling bermakna adalah yang akrab dan menguatkan.
- Penulis: anshori



