Breaking News
Trending Tags
Beranda » BANDUNG » Chef Prancis David Cailleba Turun Langsung Masak di Dapur Darurat Longsor Pasirlangu Bandung Barat

Chef Prancis David Cailleba Turun Langsung Masak di Dapur Darurat Longsor Pasirlangu Bandung Barat

  • account_circle anshori
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Karena ini wilayah Bandung Barat, tentu masakannya disesuaikan dengan masakan Sunda,” tuturnya.

Di dapur darurat itu, David tidak tampil sebagai chef asing yang merasa paling ahli. Ia justru lebih banyak mengamati, belajar, dan berbagi peran dengan relawan lain. Ia percaya setiap juru masak memiliki ciri khas dan cara masing-masing dalam mengolah rasa.

“Saya melihat bagaimana mereka memasak, lalu mengambil ilmunya. Setiap chef punya trik berbeda, meski bahan dan resepnya hampir sama,” katanya.

David mengaku menikmati proses belajar tersebut. Ia tertarik pada ragam teknik memasak dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sunda, Jawa, hingga Bali. Perbedaan itu, menurutnya, justru memperkaya pengalaman dan memperkuat rasa kebersamaan.

Sementara itu, Ketua Indonesia Chef Association (ICA), Rukanda Koswara, menegaskan bahwa keterlibatan para chef dalam penanganan bencana merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan organisasi. ICA, kata dia, selalu siap mengerahkan anggotanya ke berbagai wilayah terdampak bencana, tidak terbatas hanya di Jawa Barat.

“Kami siap membantu di mana pun dibutuhkan, bahkan hingga ke luar Pulau Jawa,” ujar Rukanda.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan para chef mungkin terlihat sederhana, yakni memasak di dapur darurat. Namun di balik itu, terdapat nilai solidaritas, kerja sama, dan kepedulian yang sangat kuat. Selama berada di lokasi, Rukanda merasakan kekompakan yang terjalin antara relawan ICA dan Tagana.

“Kami membantu lewat tenaga dan keahlian di dapur. Tapi yang paling terasa adalah kebersamaan dan kerja sama yang solid,” katanya.

  • Penulis: anshori
expand_less