Breaking News
Trending Tags

Awardee LPDP Ini Tolak Karier di Amerika Serikat, Pilih Kembali untuk Papua

  • account_circle Friska Putri Aryananta
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026 09:36 WIB
  • visibility 320
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Keputusan besar sering lahir dari perenungan sederhana. Itulah yang dialami Medelky Anouw, awardee LPDP lulusan Magister Kimia dari Arizona State University. Di saat peluang karier di Amerika Serikat terbuka lebar, ia justru memilih kembali ke Papua dan mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Padahal, Deky hampir saja mendapatkan posisi sebagai guru sains di New Jersey. Ia juga sempat menjajaki sejumlah peluang kerja lain di luar negeri. Namun satu momen refleksi mengubah arah hidupnya.

Titik Balik Awardee LPDP: Dari Laboratorium Canggih ke Realitas Papua

Suatu malam, saat memeriksa laporan laboratorium digital sebagai asisten pengajar di kampusnya, Deky merenung. Fasilitas modern yang ia saksikan begitu kontras dengan kondisi sekolah-sekolah di Papua—banyak yang kekurangan guru, laboratorium terbatas, bahkan ada yang berhenti beroperasi.

“Pada saat itu, saya menyadari di mana saya benar-benar dibutuhkan,” ucapnya, dilansir dari laman LPDP.

Kesadaran itu membuatnya mantap pulang. Kini, ia bekerja sebagai PNS di Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah. Ia mengawasi program pembiayaan pendidikan untuk ribuan siswa, mulai dari skema beasiswa hingga kemitraan dengan perguruan tinggi.

Tak hanya administratif, ia juga terlibat dalam berbagai inisiatif strategis seperti Program Sekolah Sepanjang Hari dan pengembangan sekolah berasrama terpadu untuk jenjang SD hingga SMA. Program ini memprioritaskan Orang Asli Papua (OAP), termasuk di wilayah terpencil dan daerah terdampak konflik seperti Puncak, Intan Jaya, dan Puncak Jaya.

“Ada sekolah-sekolah yang sudah tidak beroperasi selama bertahun-tahun karena masalah keamanan,” jelas Deky. “Namun masyarakat terus berharap agar anak-anak mereka tetap mendapatkan pendidikan,” imbuhnya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Friska Putri Aryananta
expand_less